Sunday, 4 November 2012

The Roman Empire

Artikel ini memang dibuat berdasarkan polemik yang terjadi di tubuh Chelsea saat ini. Dimana para fans mulai terpecah, beberapa –meski merasa sedih– tetap yakin pada keputusan sang pemilik dan sebagian besar lainnya mulai kehilangan kepercayaan pada sang pemilik yang dikenal sadis dalam memecat pelatih papan atas. Sang taipan Rusia memang cukup berdarah dingin dalam memuaskan ambisinya, sebut saja nama-nama besar yang dibuang begitu saja seperti Claudio Ranieri, Jose Mourinho, Avram Grant, Luiz Felipe Scolari, Carlo Ancelotti, Andre Villas-Boas, dan yang terakhir adalah Roberto Di Matteo. Bahkan kemilau rentetan piala yang pernah dipersembahkan oleh Mourinho, Ancelotti, dan Di Matteo tak mampu menjadi alasan, jika sang pemilik sudah menganggap pekerjaan mereka gagal. 



Hal ini membuat kursi pelatih Chelsea saat ini menjadi yang terpanas di dunia, siapapun yang berani menerima pekerjaan sebagai pelatih Chelsea pastinya harus mempunyai persiapan mental yang cukup jika suatu saat nanti mereka disingkirkan begitu saja dari Stamford Bridge. Bahkan gaji besar yang ditawarkan melatih di sana rupanya masih menciutkan nyali Pep Guardiola –yang namanya sempat mencuat sebagai pelatih selanjutnya– sehingga harus berasalan belum mau melatih lagi. 

Abramovich memang lebih terlihat sebagai kaisar di kerajaan adidaya, daripada sekedar seorang pemilik tim sepak bola profesional. Tindakannya memang terlihat sangat arogan, tapi begitulah cara sang kaisar memerintah di kerajaan yang sedang dipimpinnya yang bernama The Roman Empire. Mengutip sebuah pernyataan dari seorang sport caster yang cukup dikenal di negeri ini, Reinhard Tawas melalui akun twitter miliknya: @reinhardtawas: “Di salah satu panel atap Stamford Bridge ada tulisan besar yang tak pernah masuk TV: Roman Empire. Mungkin karena itu dia bertindak seperti kaisar.” Ya, tulisan singkat yang ada di atap stadion itu mungkin menjelaskan semuanya. 

Abramovich saat ini memang selalu menjadi bahan olok-olok dari fans klub rivalnya atas kebiasaan buruknya tersebut, dan yang lebih memperparah adalah olok-olokan tersebut kini datang dari fans Chelsea sendiri. Tapi, adakah yang mampu mengambil sisi positif dari kebiasaan buruk sang pemilik tersebut? 

Fans Manchester City boleh berbangga mempunyai seorang pemilik klub yang kekayaannya jauh melampaui Abramovich, jangan heran bila semua pemain besar dari seluruh penjuru dunia seolah berlomba-lomba ingin merapat ke Etihad Stadium di Manchester untuk mendapatkan gaji spektakuler dan jauh dari apa yang pernah mereka terima sebelumnya. Akan tetapi, apakah pemilik mereka, Sheikh Mansour, sering terlihat di setiap pertandingan untuk menyaksikan tim yang dimilikinya bertanding? Tidak. Anda bisa menghitung dengan jari berapa kali pemilik asal Abu Dhabi itu menyaksikan timnya berlaga. Tentu sangat jauh jika dibandingkan dengan Abramovich, yang hampir di setiap pertandingan selalu terlihat di tribun menikmati tim kesayangannya bertanding. Bahkan untuk laga tandang sekalipun, ia nyaris tak pernah absen. 

Tak bisa dipungkiri, Abramovich adalah fans nomor satu Chelsea. Ron Gourlay, CEO Chelsea, menegaskan bahwa tidak ada satupun orang yang mencintai Chelsea melebihi dirinya (Roman), dan dia akan melakukan apapun demi mendapatkan banyak gelar. Mungkin karena itu ia sering menginterfensi langsung klub yang dimilikinya, tidak seperti para pemilik klub yang lain yang lebih mempercayakan tugas itu diemban oleh jejeran petinggi klub dengan tugasnya masing-masing. 

Meski terlihat tidak terima atas tindakan semena-mena yang dilakukan oleh sang pemilik, fans Chelsea saat ini masih terlihat dalam situasi yang cukup kondusif. Di dalam lubuk hati mereka sebenarnya cukup sadar atas apa yang sudah dilakukan oleh sang pemilik sejak mengambil alih klub kesayangan mereka dari Ken Bates, pemilik sebelumnya pada tahun 2003 silam. Sejak kedatangan Roman, Chelsea pun menjelma menjadi tim yang sangat ditakuti. Gelar medioker yang kala itu menempel pada tim ini pun mulai luntur, Chelsea berubah menjadi tim yang cukup ditakuti di Inggris, bahkan di Eropa. Prestasi puncaknya adalah pada Mei silam, ketika tim yang tidak diunggulkan saat itu mampu membalikkan keadaan dan menang secara dramatis di Munich atas tuan rumah, Bayern Munich. Yes, their first Champions League trophy, Champions of Europe. 

Kepergian Di Matteo yang sangat mendadak memang menyedihkan buat sebagian besar fans Chelsea, tapi bukankah hal seperti ini sudah biasa di era kepemimpinan Roman? Kepergian Mourinho dan Ancelotti sebelumnya juga sempat memunculkan polemik serupa, namun pada akhirnya itu semua bisa dilewati dan terlupakan dengan sendirinya bukan? Jika anda merupakan fans Chelsea, anda tak perlu takut tim anda tak memenangkan gelar apapun selama tujuh tahun, atau harus menunggu puluhan tahun untuk bisa kembali menjadi yang terbaik di Inggris. Abramovich tak akan membiarkan hal itu terjadi, oleh karena itu mengapa ia terlalu mudah memecat pelatih yang ia anggap gagal, melalui perspektifnya. 

Pelatih anyar The Blues, Rafa Benitez, memang pelatih yang kurang disukai di Stamford Bridge, apalagi ia punya reputasi buruk terhadap Chlelsea saat masih menukangi The Reds melalui komentar-komentarnya kala itu. Namun kini ia adalah bagian dari Chelsea, jika anda benar-benar menyukai tim ini, tentu anda harus menerimanya, suka atapun tidak. Abramovich sudah memberikannya kepercayaan pada pelatih asal Spanyol itu untuk menukangi tim yang dicintainya, dan memang tak ada salahnya kan mencoba? If you never try, you’ll never know. 

Haruskah fans Chelsea membenci Roman setelah apa yang dilakukannya selama ini? Jika anda benar-benar mencintai klub tersebut, pada akhirnya anda pasti mengerti. At Least, cobalah untuk mengerti. Abramovich adalah ujian fans Chelsea yang sesungguhnya, if you really know what I mean. 



So the question is: Which Chelsea fans are you? ‘In Roman We Trust’ or ‘Love Chelsea Hate Roman’? You choose! 

»»  READ MORE . . .

Saturday, 3 November 2012

Teori Dasar Warna


Dalam kehidupan sehari-hari kita dapat menemukan berbagai warna yang sangat beraneka ragam. Tetapi, tahukah anda bahwa warna itu terbagi dalam berapa jenis? Secara biologis, mata kita dapat menangkap warna dikarenakan spektrum cahaya yang di pantulkan benda-benda disekeliling kita ke indra penglihatan kita yaitu mata lalu diproses oleh otak kita menjadi warna-warna tertentu sumber cahaya bisa dari matahari atau sumber cahaya buatan. Dalam artikel berikut anda akan mengenal teori tentang warna serta pembagian jenis-jenisnya.


Warna dapat didefinisikan secara obyektif/fisik sebagai sifat cahaya yang dipancarkan, atau secara subyektif/psikologis merupakan bagian dari pengalaman indera pengelihatan. Secara obyektif atau fisik, warna dapat diberikan oleh panjang gelombang. Dilihat dari panjang gelombang, cahaya yang tampak oleh mata merupakan salah satu bentuk pancaran energi yang merupakan bagian yang sempit dari gelombang elektromagnetik.

Cahaya yang dapat ditangkap indera manusia mempunyai panjang gelombang 380 sampai 780 nanometer. Cahaya antara dua jarak nanometer tersebut dapat diurai melalui prisma kaca menjadi warna-warna pelangi yang disebut spectrum atau warna cahaya, mulai berkas cahaya warna ungu, violet, biru, hijau, kuning, jingga, hingga merah. Di luar cahaya ungu /violet terdapat gelombang-gelombang ultraviolet, sinar X, sinar gamma, dan sinar cosmic. Di luar cahaya merah terdapat gelombang / sinar inframerah, gelombang Hertz, gelombang Radio pendek, dan gelombang radio panjang, yang banyak digunakan untuk pemancaran radio dan TV.

Proses terlihatnya warna adalah dikarenakan adanya cahaya yang menimpa suatu benda, dan benda tersebut memantulkan cahaya ke mata (retina) kita hingga terlihatlah warna. Benda berwarna merah karena sifat pigmen benda tersebut memantulkan warna merah dan menyerap warna lainnya. Benda berwarna hitam karena sifat pigmen benda tersebut menyerap semua warna pelangi. Sebaliknya suatu benda berwarna putih karena sifat pigmen benda tersebut memantulkan semua warna pelangi. Sebagai bagian dari elemen tata rupa, warna memegang peran sebagai sarana untuk lebih mempertegas dan memperkuat kesan atau tujuan dari sebuah karya desain. Dalam perencanaan corporate identity, warna mempunyai fungsi untuk memperkuat aspek identitas.

Lebih lanjut dikatakan oleh Henry Dreyfuss , bahwa warna digunakan dalam simbol-simbol grafis untuk mempertegas maksud dari simbol-simbol tersebut . Sebagai contoh adalah penggunaan warna merah pada segitiga pengaman, warna-warna yang digunakan untuk traffic light merah untuk berhenti, kuning untuk bersiap-siap dan hijau untuk jalan. Dari contoh tersebut ternyata pengaruh warna mampu memberikan impresi yang cepat dan kuat. Kemampuan warna menciptakan impresi, mampu menimbulkan efek-efek tertentu. Secara psikologis diuraikan oleh J. Linschoten dan Drs. Mansyur tentang warna sbb: Warna-warna itu bukanlah suatu gejala yang hanya dapat diamati saja, warna itu mempengaruhi kelakuan, memegang peranan penting dalam penilaian estetis dan turut menentukan suka tidaknya kita akan bermacam-macam benda. Dari pemahaman diatas dapat dijelaskan bahwa warna, selain hanya dapat dilihat dengan mata ternyata mampu mempengaruhi perilaku seseorang, mempengaruhi penilaian estetis dan turut menentukan suka tidaknya seseorang pada suatu benda.

Menurut teori warna dari Teori Brewster yang pertama kali dikemukakan pada tahun 1831. Warna-warna yang ada di alam jika disederhanakan dapat dikelompokkan menjadi 4 kelompok warna, yaitu Warna Primer, warna Sekunder, warna Tersier dan warna Netral. dan ini diwujudkan dalam bentuk lingkaran warna, lingkaran warna brewster mampu menjelaskan teori kontras warna (komplementer), split komplementer, triad, dan tetrad.

Warna primer merupakan warna dasar yang tidak dicampur dengan warna yang lainnya. Warna primer terdiri dari 3 warna dasar yaitu Red Green dan Blue biasa disingkat RGB atau dalam bahasa indonesia Merah, hijau biru dalam dunia seni rupa dikenal sebagai warna pigmen. Warna lain terbentuk dari kombinasi warna Primer itu sendiri, warna-warna hasil dari 2 warna primer disebut dengan istilah Warna Sekunder dan campuran dari warna primer dengan sekunder disebut warna Tersier. Warna-warna tersebut jika digolongkan lagi menjadi dua golongan yaitu warna cahaya dan warna cetak RGB sendiri merupakan jenis warna primer dari cahaya warna-warna RGB biasa kita temui dari digital visual seperti Televisi atau monitor komputer dll. sedangkan yang digolongkan dengan warna primer cetak terdiri dari Cyan, Magenta, Yellow dan Black warna-warna ini biasa ditemukan pada industri percetakan atau printing dihasilkan dari kombinasi tinta dan dapat kita temukan dalam kehidupan sehari-hari seperti pada buku, billboard, poster dan media cetak lainnya.

Merupakan hasil pencampuran dari warna-warna primer dengan perbandingan 1:1. Pencampuran tersebut menghasilkan warna baru yang dinamakan warna sekunder. Kita lihat pencampuran warna berikut :
  • Kuning + merah = orange
  • Kuning + biru = hijau
  • Biru + merah = ungu 
Warna tersier adalah hasil pencampuran warna primer dengan warna sekunder. Kita lihat contoh campuran berikut
  • Kuning + orange= kuning orange (golden yellow)
  • Merah + orange= merah orange (burnt orange)
  • Kuning + hijau= kuning hijau (lime green)
  • Biru + hijau= biru hijau (turquoise)
  • Biru + ungu= biru ungu (indigo)
  • Merah+ ungu= merah ungu (crimson)
Warna netral adalah hasil pencampuran dari warna primer, warna sekunder dan warna tersier. Warna netral ini tidak mengarah ke tiga warna utama tersebut karena pencampuran warna bisa dalam komposisi yang berbeda.

Warna juga mendefinisikan karakter seseorang secara umum, seperti warna-warna berikut :
  • Hitam, sebagai warna yang tertua (gelap) dengan sendirinya menjadi lambang untuk sifat gulita dan kegelapan (juga dalam hal emosi).
  • Putih, sebagai warna yang paling terang, melambangkan cahaya, kesucian.
  • Abu-abu, merupakan warna yang paling netral dengan tidak adanya sifat atau kehidupan spesifik.
  • Merah, bersifat menaklukkan, ekspansif (meluas), dominan (berkuasa), aktif dan vital (hidup), panas membara, peringatan, penyerangan, cinta.
  • Kuning, dengan sinarnya yang bersifat kurang dalam, merupakan wakil dari hal-hal atau benda yang bersifat cahaya, momentum dan mengesankan kebahagiaan, keceriaan dan hati-hati
  • Biru, sebagai warna yang menimbulkan kesan dalamnya sesuatu (dediepte), sifat yang tak terhingga dan transenden, disamping itu memiliki sifat tantangan.
  • Hijau, mempunyai sifat keseimbangan dan selaras, membangkitkan ketenangan dan tempat mengumpulkan daya-daya baru, identik dengan pertumbuhan dalam lingkungan,pasukan perdamaian,kepuasan
  • Pink, warna yang identik dengan wanita, menarik/cantik, gulali
  • Orange, warna yang identik dengan musim gugur, penuh kehangatan, halloween.
  • Coklat, warna yang mengesankan hangat, identik dengan musim gugur, kotor, bumi
  • Ungu, warna yang identik dengan kesetiaan, kepuasan, Barney (tokoh boneka berwarna ungu)
Dari sekian banyak warna, dapat dibagi dalam beberapa bagian yang sering dinamakan dengan sistem warna Prang System yang ditemukan oleh Louis Prang pada 1876 atau disebut juga sebagai atribut warna meliputi :
  • Hue, adalah istilah yang digunakan untuk menunjukkan nama dari suatu warna, seperti merah, biru, hijau dsb.
  • Value, adalah dimensi kedua atau mengenai terang gelapnya warna. Contohnya adalah tingkatan warna dari putih hingga hitam.
  • Saturation/Intensity, seringkali disebut dengan chroma, adalah dimensi yang berhubungan dengan cerah atau suramnya warna.
»»  READ MORE . . .

Thursday, 1 November 2012

Inilah Desain Grafis

Desain diterjemahkan sebagai seni terapan, arsitektur, dan berbagai pencapaian kreatif lainnya. Dalam sebuah kalimat, kata “desain” bisa digunakan baik sebagai kata benda maupun kata kerja. Sebagai kata kerja, “desain” memiliki arti “proses untuk membuat dan menciptakan obyek baru”. Sebagai kata benda, “desain” digunakan untuk menyebut hasil akhir dari sebuah proses kreatif, baik itu berwujud sebuah rencana, proposal, atau berbentuk obyek nyata.



Grafis adalah segala cara pengungkapan dan perwujudan dalam bentuk huruf, tanda, dan gambar yang diperbanyak melalui proses percetakan guna disampaikan kepada khalayak. Contohnya adalah: foto, gambar/drawing, Line Art, grafik, diagram, tipografi, angka, simbol, desain geometris, peta, gambar teknik, dan lain-lain. Seringkali dalam bentuk kombinasi teks, ilustrasi, dan warna.

Desain grafis adalah suatu bentuk komunikasi visual yang menggunakan gambar untuk menyampaikan informasi atau pesan seefektif mungkin. Dalam disain grafis, teks juga dianggap gambar karena merupakan hasil abstraksi simbol-simbol yang bisa dibunyikan. disain grafis diterapkan dalam disain komunikasi dan fine art. Seperti jenis disain lainnya, disain grafis dapat merujuk kepada proses pembuatan, metoda merancang, produk yang dihasilkan (rancangan), atau pun disiplin ilmu yang digunakan (desain).

Aplikasi pengolah grafis dibedakan dalam beberapa kelompok sesuai bentuk hasil dan keperluanya, yaitu :

Aplikasi Pengolah Gambar Vektor/Garis
Program yang termasuk dalam kelompok ini dapat digunakan untuk membuat gambar dalam bentuk vektor/garis sehingga sering disebut sebagai Illustrator Program. Seluruh objek yang dihasilkan berupa kombinasi beberapa garis, baik berupa garis lurus maupun lengkung. Aplikasi yang termasuk dalam kelompok ini adalah :
Adobe Illustrator, Beneba Canvas, CorelDraw, Macromedia Freehand, Metacreations Expression, Micrografx Designer

Aplikasi Pengolah Bitmap/Pixel/Gambar
Program yang termasuk dalam kelompok ini dapat dimanfaatkan untuk mengolah gambar/manipulasi foto (photo retouching). Semu objek yang diolah dalam program-program tersebut dianggap sebagai kombinasi beberapa titik/pixel yang memiliki kerapatan dan warna tertentu, misalnya, foto. Gambar dalam foto terbentuk dari beberapa kumpulan pixel yang memiliki kerapatan dan warna tertentu.

Meskipun begitu, program yang termasuk dalam kelompok ini dapat juga mengolah teks dan garis, akan tetapi dianggap sebagai kumpulan pixel. Objek yang diimpor dari program pengolah vektor/garis, setelah diolah dengan program pengolah pixel/titik secara otomatis akan dikonversikan menjadi bentuk pixel/titik. Yang termasuk dalam aplikasi ini adalah:
Adobe Photoshop, Corel Photo Paint, Macromedia Xres, Metacreations Painter, Metacreations Live Picture, Micrografx Picture Publisher, Microsoft Photo Editor, QFXWright Image, Pixelmator, Manga studio, Gimp

Aplikasi Pengolah Audio Visual
Program yang termasuk dalam kelompok ini dapat dimanfaatkan untuk mengolah film dalam berbagai macam format. Pemberian judul teks (seperti karaoke, teks terjemahan, dll) juga dapat diolah menggunakan program ini. Umumnya, pemberian efek khusus (special effect) seperti suara ledakan, desingan peluru, ombak, dan lain-lain juga dapat dibuat menggunakan aplikasi ini. Yang termasuk dalam kategori ini adalah:
Adobe After Effect, Adobe PremierFinal Cut, Adobe Flash, atau sebelumnya Macromedia Flash, Ulead Video Studio, Magic Movie Edit Pro, Power Director

Mungkin masih ada aplikasi lain yang sekarang digunakan dinegara-negara yang maju perkembangan teknologi infomasinya.
»»  READ MORE . . .

Saturday, 27 October 2012

We'll Win With Our 'Style'



Laga belum dimulai, tensi tinggi telah tersaji jelang laga Super Sunday antara Chelsea kontra Manchester United (28/10). Partai ini juga diprediksi akan menentukan perjalanan kedua klub dalam meraih target musim ini: juara Premier League.

Persiapan demi persiapan tengah dilakukan kedua klub. Kali ini, penghuni lini depan The Blues, Juan Mata memberikan opininya.

"Pertandingan semacam ini bukan hanya berarti tiga poin. Laga tersebut dapat memengaruhi klasemen akhir dan kalahkan Manchester United pada akhir pekan ini adalah kuncinya," sebut Mata kepada Sky Sports .

"(Manchester) merupakan lawan yang sulit akan tetapi, kami siap untuk pertarungan ini. Bagaimana cara menang atas Man. United? bermain dengan gaya kami dan mendominasi penguasaan bola," jawabnya.

Menurut pemain asal Spanyol itu, faktor mental juga menentukan pada pertandingan kali ini. Mata berharap Chelsea dapat meraih kemenangan yang menjauhkan perolehan poin mereka dengan The Red Devils yang saat ini berselisih empat poin.
*Sumber: DuniaSoccer.com

»»  READ MORE . . .

Sunday, 10 April 2011

Antara Kisruh PSSI dengan Kisruh PSSI-nya Jerman (DFB)


Jika sepakbola Indonesia mempunyai sosok Nurdin Halid, Jerman pernah akrab dengan nama Gerhard Mayer-Vorfelder. Baik Nurdin maupun Mayer-Vorfelder adalah petinggi asosiasi sepakbola di negaranya masing-masing. Nurdin saat ini masih menjabat ketua umum PSSI, sementara Mayer-Vorfelder presiden PSSI-nya Jerman, Deutsche Fussball Bund (DFB), dari 2001 sampai 2006.

Baik Nurdin maupun Mayer-Vorfelder di masa lalunya pernah bersinggungan dengan dunia hukum, walaupun dengan cara berbeda. Saat menjabat ketua PSSI, Nurdin oleh pengadilan pernah dua kali diputus terbukti bersalah dan harus menjalani hukuman di penjara. Sementara, jauh sebelum menjadi Presiden DFB, Mayer-Vorfelder pernah menempuh pendidikan tinggi bidang hukum di dua Universitas, Freiburg dan Heidelberg.

Sebagaimana halnya Nurdin yang dalam berbagai kesempatan mengaku sebagai kader Partai Golkar, Mayer-Vorfelder juga bergabung dengan partai politik, partai "Christlich Demokratische Union (CDU)". CDU merupakan partainya Kanselir Jerman saat ini, Angela Merkel. Sebagai politikus, Nurdin gagal ketika mencalonkan diri menjadi gubernur Sulawesi Selatan. Sedangkan Mayer-Vorfelder pernah memegang jabatan di sejumlah kementerian Negara Bagian Baden-Wuerttemberg untuk jangka waktu yang cukup lama, dari 1976 sampai 1998.

Sebagai birokrat olahraga sepakbola, kedua nama itu juga berusaha berkiprah di lingkup organisasi yang lebih tinggi. Nurdin mencoba meniti karir di lingkungan asosiasi sepakbola Asia, AFC. Januari lalu Nurdin gagal terpilih menjadi anggota Komite Eksekutif AFC. Mayer-Vorfelder lebih mujur. Ia pernah merasakan kursi Komite Eksekutif di level FIFA, antara 1992-1998, dan kemudian terpilih lagi untuk periode 2002-2007. Ia juga menjabat wakil presiden asosiasi sepakbola Eropa, UEFA, dari 2007-2009.

Akibat minimnya prestasi timnas saat PSSI dipimpin Nurdin, tuntutan agar ia mundur sebagai ketua umum PSSI sudah dan masih terus disuarakan oleh banyak kalangan di berbagai penjuru tanah air. Peristiwa yang serupa juga terjadi di Jerman saat Mayer-Vorfelder menjadi Presiden DFB. Ketika prestasi timnas Jerman jeblok, yang ditandai dengan tersisihnya mereka secara tragis di babak penyisihan Piala Eropa 2004, dan berujung dengan pengunduran diri sang pelatih, Rudi Voller, tuntutan mundur bagi Mayer-Vorfelder saat itu pun sangat nyaring terdengar.

Entah sekadar kebetulan, atau malah suatu pengulangan sejarah, reaksi keduanya saat menghadapi kritik nyaris setali tiga uang. Di akhir bulan Juni 2004, dalam wawancaranya dengan majalah Der Spiegel di tengah derasnya kritikan, Mayer-Vorfelder mengatakan: "Ich werde auf jeden Fall kandidieren. Ich weiss nicht, warum ich das nicht tun sollte. Wie kame ich denn dazu, nicht anzutreten: ("Pokoknya saya akan tetap mencalonkan diri lagi. Saya tidak paham, mengapa saya dicegah melakukan itu. Bagaimana mungkin saya dilarang ikut memperebutkan posisi itu.")

Demikian pula halnya dengan Nurdin. Walaupun kritik yang dialamatkan kepadanya tidak kalah deras, sikap Nurdin yang tertuang dalam berbagai pernyataannya pun sama tegasnya: tidak mau mundur. Ia ingin bersaing memperebutkan jabatan Ketua Umum PSSI periode berikutnya.

Walaupun begitu, masih ada yang sedikit membedakan diantara sikap ngotot keduanya. Mayer-Vorfelder dengan jelas menyatakan akan mencalonkan diri lagi. Sementara, Nurdin mengatakan bahwa dia tidak mencalonkan, tetapi dicalonkan oleh anggota PSSI yang memiliki hak suara. Di antara peserta Kongres DFB 2004, tidak ada anggota keluarga atau kerabat dari Mayer-Vorfelder, berbeda dengan Nurdin yang adiknya kemungkinan besar akan menjadi peserta yang mewakili PSSI Sulawesi Selatan. Pun saat timnas Jerman lolos ke babak final Piala Dunia 2002, Mayer-Vorfelder ketika itu tidak mengaitkan keberhasilan timnas Jerman dengan partai CDU. Sebaliknya, ketika masuk final Piala AFF 2010, Nurdin menyatakan itu sebagai keberhasilan Partai Golkar.

Ketika kisruh di DFB semakin keruh, induk organisasi sepakbola sedunia, FIFA, pun bersuara. Maraknya desakan agar Mayer-Vorfelder mundur ditanggapi Sepp Blatter, sang ketua FIFA . Blatter menyatakan waktunya tidak tepat bagi pergantian pucuk pimpinan DFB mengingat pelaksanaan Piala Dunia 2006 yang saat itu tinggal dua tahun lagi. Sementara untuk kasus ketua umum PSSI, menurut Sekjen PSSI Nugraha Besoes, sebagaimana dikutip detiksport.com, masih menunggu keputusan FIFA.

Pada Kongres DFB di Osnabrueck, 23 Oktober 2004, Mayer-Vorfelder dinaungi sedikit nasib baik. Untuk menghindari tajamnya persaingan antar kandidat yang dinilai bisa mengganggu persiapan Jerman menjadi tuan rumah Piala Dunia 2006, Kongres memutuskan jabatan Presiden DFB dipegang bersama oleh Mayer-Vorfelder dan Theo Zwanziger. Mayer-Vorfelder bertanggung jawab untuk urusan luar negeri, termasuk hubungan DFB dengan UEFA dan FIFA. Sementara, urusan dalam negeri dan hubungan dengan para anggota serta komisi-komisi di DFB menjadi tanggung jawab Zwanziger.

Di Kongres Osnabrueck itu juga kengototan Mayer-Vorfelder melunak. Ia menyatakan sikap tidak akan mencalonkan diri saat Kongres Luar Biasa pascaperhelatan Piala Dunia 2006 digelar. Suatu graceful exit bagi Mayer-Vorfelder dan persepakbolaan Jerman pun terhindar dari perselisihan berlarut-larut. Jadilah sejak 8 September 2006 sampai hari ini jabatan Presiden DFB dipegang oleh Theo Zwanziger.

Kita belum tahu apa yang akan terjadi dengan ketua umum PSSI dan Kongres yang saat ini belum jelas kapan jadinya digelar. Yang pasti, kita tidak sedang mempersiapkan diri menjadi tuan rumah Piala Dunia atau even sepakbola akbar apa pun di waktu-waktu dekat ini. Karena itu, tidak seperti Kongres 2004 DFB yang dengan dalih penyelenggaraan Piala Dunia 2006 masih memberi kesempatan pada Mayer-Vorfelder, Kongres PSSI 2011 nanti tidak memiliki cukup alasan untuk memberi tempat bagi sikap ngotot Nurdin Halid. Nurdin, enough is enough!
*Sumber: DetikSport.com
»»  READ MORE . . .

Saturday, 9 April 2011

Kejujuran Itu ??

Manusia bisa menegakkan harga dirinya bila bisa hidup dengan bermodalkan kejujuran. Kejujuran adalah soal harga diri ?
 
"Ah, kata siapa," begitu kata nafsu.

"Lihatlah mereka yang jujur. Hidupnya jadi susah.
Lihat yang lainnya, mereka sudah bisa beli ini dan bisa beli itu.
Orang bisa menegakkan harga dirinnya kalau ia lepas kejujuran.
Tidak apa-apa bohong demi kekayaan,
memangnya nggak mau, memangnya nggak bosan miskin?"
kata nafsu lagi.

Begitulah bila nafsu yang bicara. Dia akan mencari jalan pintas apapun, yang dapat membuatnya terpuaskan.

Ujung-ujungnya, bukan kepuasan yang didapat, bukan kemuliaan yang didapat, malah penyesalan dan kehinaan.

Bila hidup dengan standar manusia, boleh jadi kita terperangkap dengan tema-tema kesuksesan dan kesenangan berwajah materi.

Mobil mewah, rumah mewah, serba ada, bisa jalan-jalan keluar negeri, bisa berlibur ketempat-tempat yang indah adalah sebagian bentuk dari wajah materi. Bila kita mencari kebahagiaan dan kesenangan pada apa yang disebut diatas, boleh jadi kita akan menggadaikan kejujuran.

Coba kita hidup dengan standar ilahi. Kaya boleh, tapi menjadi kaya dengan usaha dan doa, menjadi kaya tanpa meninggalkan ibadah dan keimanan.

Kebahagiaan dan kesenangan di mata Tuhan adalah bila mendapatkan ridha-Nya. Untuk mendapatkan ridha-Nya, kita harus hidup mulia, hidup terhormat, dan mengusung nilai-nilai iman dan takwa. Kita tidak akan menjadi hina, hanya karena kita miskin di dunia, sebab kita kaya hati. Hidup kita cukupkan dengan pemberian dari Allah.

Kita tidak takut karena tidak untung. Justru orang-orang mukmin khawatir keuntungan perdagangannya menjadi tidak berkah bila tidak jujur. Untuk apa senang bila kemudian harus menderita. Untuk apa hidup kaya, kalau jauh dari keberkahan.

Mari kita sama-sama jaga harga diri dengan memelihara kejujuran. Bukan harga diri di mata manusia, tapi harga diri di mata Allah. Biar Allah yang mengangkat derajat kita. Dia punya berjuta cara misterius dalam memuliakan hamba-hamba-Nya yang saleh. Wallahu a'lam.

"Sesungguhnya dunia akan diwarisi mereka yang berjalan lurus" (QS. Al-Anbiya' : 105)

 *Sumber: DuniaBolaFacebook
»»  READ MORE . . .

Friday, 1 April 2011

10 Pelatih dengan Gaji Termahal versi Koran Italia La Gazzetta dello Sport

Pelatih berperan penting dalam kesuksesan tim sepak bola. Koran Italia La Gazzetta dello Sport mempublikasikan 10 pelatih sepak bola termahal di dunia. Di bawah ini adalah kesepuluh pelatih tersebut.

10. Arsene Wenger (4.8 juta euro per tahun)


Lahir di prancis 22 Oktober 1949. Merupakan rival abadi Fergusson baik di media maupun di lapangan hijau. Si Professor (julukannya) menjadi manager yang tergolong sukses membangun Arsenal menjadi sebuah tim yang kompeten baik di EPL maupun di liga Champions. Sangat handal dalam membina sejumlah pemain muda seperti Henry, Fabregas, dll.

9. Gus Hiddink (5 juta euro per tahun)


Lahir 8 November 1946 di Belanda. Tergolong pelatih yang telah banyak mengenyam asam garam. Berbagai klub serta negara telah merasakan sentuhan manis Hiddink. Salah satu prestasi fenomenalnya adalah membawa tim nasional Korea Selatan hingga semifinal di Piala Dunia 2002.

8. Louis Van Gaal (5.2 juta euro per tahun)


Lahir di Amsterdam, Belanda 8, agustus 1951. Memulai debut kepelatihaanya bersama Ajax Amsterdam dan meraih berbagai titel bersama klub ini. Ia sukses menjadikan generasi emas Ajax berjaya meraih tahta diantaranya liga champions pada 1994/95. Di periode 2000- 2002 ia sempat menangani tim Der Oranje namun dianggap gagal dan namanya sempat meredup. Di musim 2008/09 Van Gaal kembali menemukan sentuhanya ketika membawa AZ juara liga Belanda menggeser dominasi Ajax dan PSV selama ini. Kini ia kembali mencoba peruntungannya bersama Bayern Muenchen di Bundesliga.

7. Manuel Pellegrini ( 5.5 juta euro per tahun)



Lahir 16 September, 1953 di Chile. Karir kepelatihaannya banyak dihabiskan dengan mengangani sejumlah klub-klub di Amerika Latin. Namanya mulai naik daun saat berhasil menggenjot Villareal menjadi kuda hitam baik di kompetisi Eropa maupaun liga Spanyol hingga akhirnya kini ia direkrut oleh Real Madrid. Namun, karena dianggap gagal, ia pun dipecat klub raksasa itu.

6. Carlo Ancelotti (6 juta euro per tahun)



Lahir 10 Juni 1959 di Reggiolo Italia. Puncak karir kepelatihaanya ketika berhasil meraih berbagai piala bersama raksasa Italia, AC Milan. Ia pun tercatat sebagai salah satu orang yang berhasil meraih Liga Champions baik sebagai pemain ataupun pelatih. Ancelotti saat ini melatih klub Inggris, Chelsea.

5. Roberto Mancini (6 juta euro per tahun)



Lahir 27 ovember 1964 Ancona, Italia. Merupakan manager muda yang dianggap potensial. Sangat menyukai tipikal formasi menyerang. Namanya muncul di permukaan ketika menjadi asisten pelatih dari Sven Gorran Erricson saat di lazio. Setelah dianggap cukup sukses di lazio pada periode 2002-2004, ia pun akhirnya bergabung dengan raksasa Italia, Inter Milan. Saat ini ia melatih Manchester City.

4. Sir Alex Ferguson (7 juta euro per tahun)



Lahir 31 Desember 1941 di Glasgow, Skotlandia. Salah satu manager terbaik sepanjang masa. Merupakan tokoh penting dibalik berdirinya emperium raksasa Eropa, Manchester United.

3. Fabio Capello ( 11 juta euro per tahun)


Seorang manajer berkebangsaan Italia. Merupakan contoh pelatih bertangan dingin yang lebih mementingkan hasil ketimbang permainan. Ia sempat merasakan masa keemasan bersama AC Milan di periode 90-an dengan trio Belandanya.

2. Jose Mourinho ( 11 juta euro per tahun)



Lahir 26 January 1963, Maurinho terkenal dengan gayanya yang necis dan eksentrik yang kerap memancing kontroversi di media pers. Sebagai seorang pelatih muda Maurinho memang sudah kesohor akan kemampuannya dalam kejeniusannya menganalisa taktik permainan. Mulai muncul di permukaan saat meraih Liga champion 2004 bersama FC Porto dengan menaklukan AS Monaco 3-0 di final. Alhasil ia pun direkrut chelsea yang kala itu sedang dalam proses membangun emperium eropa bersama Abrahamovic-nya.
Salah Satu statement terkenal yang dilontarkanya ketika bergabung pertama kali dengan Chelsea adalah, "Jangan sebut aku arogan, tapi aku memang jawara Eropa, dan kupikir aku memang orang yang spesial".

1. Fellipe Scolari ( 16.6 juta euro per tahun)


Lahir 9 November 1948 di Passo Fundo, Rio Grande do Sul. Big Phil (julukannya) mulai menanjak karirnya semenjak berhasil membawa Ronaldo cs mengangkat trofi Piala Dunia 2002.
*Sumber: Dunia Bola Facebook
»»  READ MORE . . .